Penuh Khidmat, SMAN 1 Pamotan Peringati Isra’ Mi’raj dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H: Dari Pesan Kebaikan Kecil hingga Kunci Surga

Pamotan, Kamis, 5 Februari 2026 – Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti Aula SMAN 1 Pamotan pagi ini. Seluruh warga sekolah, mulai dari dewan guru, staf, hingga ratusan siswa, berkumpul bersama untuk memperingati peristiwa akbar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penampilan hadrah dari siswa, menambah kekhusyukan suasana. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Pamotan, Bapak Lasmin, S.Pd, M.Pd, mengajak seluruh siswa untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh hikmat agar ilmu yang disampaikan dapat terserap dengan baik.

Tidak hanya itu, beliau juga menekankan sebuah pesan moral yang mendalam mengenai pentingnya perilaku sehari-hari.

“Jangan pernah meremehkan hal kecil yang baik. Seringkali keberkahan itu datang dari kebaikan-kebaikan sederhana yang kita lakukan dengan ikhlas. Mari jadikan momen ini untuk memperbaiki diri mulai dari hal terkecil,” ujar Bapak Lasmin, S.Pd, M.Pd di hadapan para siswa.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustadzah Siti Nafiah, S.Pd.I. Dengan gaya penyampaian yang interaktif namun menyentuh hati, beliau menyampaikan tiga poin utama yang menjadi bekal penting bagi para siswa dan jamaah yang hadir.

Pertama, Ustadzah Siti Nafiah, S.Pd.I. mengingatkan tentang tiga golongan manusia yang terhalang masuk surga. “Ingatlah, surga itu haram bagi orang yang pelit, orang yang durhaka kepada kedua orang tua, dan orang yang suka mengadu domba sesamanya,” tegas beliau. Poin ini menjadi refleksi keras bagi siswa untuk menjauhi sifat kikir, selalu berbakti pada ayah bunda, dan menjaga lisan dari fitnah.

Kedua, beliau mengulas kembali sejarah peristiwa Isra’ Mi’raj. Momen ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan suci Rasulullah SAW untuk menjemput perintah paling penting dari Allah SWT, yaitu ibadah sholat lima waktu.

Ketiga, Ustadzah menekankan urgensi menjaga kualitas sholat. Beliau menyampaikan bahwa sholat adalah tolak ukur amal seorang hamba.

“Jika sholatnya bagus, maka amalan yang lain akan ikut menjadi baik. Namun jika sholatnya rusak, maka rusak pula amal lainnya. Maka, jagalah sholat kalian sebagai tiang agama dan pondasi akhlak,” pesan Ustadzah Siti Nafiah menutup tausiahnya.

Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ini diakhiri dengan doa bersama. Diharapkan melalui acara ini, siswa-siswi SMAN 1 Pamotan tidak hanya memahami sejarah Islam, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan dan kedisiplinan sholat dalam kehidupan sehari-hari.

(Tim Humas)

Scroll to Top